Jakarta, 14 April 2026. Suasana haru dan bangga menyatu dalam acara penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Angkatan 3 Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta. Setelah melalui rangkaian proses pembelajaran yang panjang dan penuh makna, sebanyak 60 peserta akhirnya menuntaskan satu fase penting dalam perjalanan mereka sebagai calon Aparatur Sipil Negara.Bagi para peserta, Latsar bukan sekadar pelatihan. Ia adalah ruang pembentukan tempat nilai, karakter, dan semangat pengabdian ditempa. Hari demi hari diisi dengan pembelajaran daring, refleksi bersama, hingga proses aktualisasi di unit kerja masing-masing. Tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Dalam sambutannya, Kepala BBPK Jakarta, Muhammad Adiwibowo Soedarmo, menegaskan bahwa Latsar merupakan “kawah candradimuka” bagi para CPNS. Di tengah tantangan zaman yang terus berkembang, ASN dituntut tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif dan berintegritas. “Di sinilah fondasi itu dibangun. Bukan hanya tentang apa yang dipelajari, tetapi bagaimana nilai-nilai itu menjadi bagian dari diri dan diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.Pelatihan yang dilaksanakan secara terintegrasi antara pembelajaran digital dan praktik di tempat kerja ini dirancang agar peserta benar-benar mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Meski dilaksanakan di tengah berbagai tantangan, termasuk tuntutan efisiensi dan dinamika kerja, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan efektif dan bermakna.
Hasilnya pun membanggakan. Seluruh peserta dinyatakan lulus, dengan capaian yang menunjukkan kualitas pembelajaran yang optimal. Tidak hanya angka, tetapi juga kesan dan pengalaman peserta yang menggambarkan proses yang hidup mulai dari fasilitator yang inspiratif, panitia yang responsif, hingga suasana belajar yang kolaboratif dan saling menguatkan.Di antara mereka, tiga nama mencuat sebagai peserta terbaik, mencerminkan dedikasi dan konsistensi selama proses pelatihan. Namun sejatinya, setiap peserta membawa pulang hal yang sama pentingnya : bekal untuk mengabdi.
Penutupan ini bukanlah akhir. Justru menjadi titik awal bagi perjalanan panjang sebagai ASN yang akan hadir di tengah masyarakat memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas dan menjadi bagian dari perekat bangsa. Dengan penuh rasa syukur, Kepala BBPK Jakarta secara resmi menutup pelatihan ini. Namun semangat yang telah tumbuh selama Latsar diharapkan terus hidup, menjadi pijakan dalam setiap langkah pengabdian ke depan.



