Empat ASN BBPK Jakarta Ikuti Pengambilan Sumpah Jabatan Secara Daring

Jakarta, 15 April 2026. Suasana khidmat terasa meski terpisah ruang dan jarak. Dari layar-layar yang saling terhubung, empat aparatur sipil negara (ASN) Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan yang diselenggarakan secara daring dan terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan (Ditjen SDMK). Di BBPK Jakarta, kegiatan ini dilaksanakan di Kelas Cendrawasih dan berlangsung dengan tertib serta penuh makna. Prosesi tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala BBPK Jakarta didampingi para Ketua Tim Kerja di lingkungan BBPK Jakarta sebagai bentuk dukungan dan penguatan komitmen organisasi terhadap pejabat yang dilantik.

Pada momentum tersebut, empat ASN secara resmi mengemban amanah baru, yaitu Nismawaty Basri, SKM dan Suryani, SKM sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama, serta drg. Wulansari, M.K.M dan apt. Ratih Dwi Wulandari, S.Farm, MPH sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda. Prosesi pengambilan sumpah dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan serta didampingi oleh rohaniwan. Meskipun dilaksanakan secara virtual, kekhidmatan dan kesakralan prosesi tetap terjaga. Dalam sumpah jabatannya, para ASN berkomitmen untuk setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika jabatan, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Momentum ini tidak sekadar menjadi seremoni formal, tetapi juga menjadi peneguhan nilai dan tanggung jawab sebagai pelayan publik. Amanah yang diberikan diharapkan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme, sejalan dengan semangat transformasi kesehatan yang terus didorong oleh Kementerian Kesehatan. Bagi BBPK Jakarta, pengambilan sumpah jabatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Dengan hadirnya pejabat fungsional yang telah resmi diambil sumpahnya, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan di Indonesia.