Townhall Budaya Kerja Corporate
University di BBPK Jakarta, Perkuat Semangat Belajar, Bertumbuh, dan Melangkah
Bersama
Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Townhall Budaya Kerja Corporate University yang diselenggarakan di Auditorium Garuda BBPK Jakarta, 10/6. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Kesehatan (P2KA) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi budaya kerja Corporate University di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Townhall diikuti oleh seluruh pegawai BBPK Jakarta bersama tim pendamping dari P2KA sebagai ruang refleksi, pembelajaran, dan penguatan komitmen dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.
Kegiatan diawali dengan kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, yang didampingi Kepala P2KA dan Kepala BBPK Jakarta ke sejumlah fasilitas pembelajaran dan pelayanan di BBPK Jakarta. Rangkaian office tour meliputi ruang asesmen Asrama Cempaka, studio pembelajaran, asrama peserta, kantin, hingga ruang makan sebagai bagian dari pengenalan sarana pendukung Corporate University.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta berkumpul di Auditorium Garuda untuk mengikuti pembukaan kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kreatif dari perwakilan pegawai BBPK Jakarta yang menampilkan semangat kebersamaan dan kekompakan antarunit kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBPK Jakarta menyampaikan komitmen institusinya untuk terus berperan sebagai learning engine Corporate University Kementerian Kesehatan. Menurutnya, semangat belajar sepanjang hayat, kemampuan beradaptasi serta kemauan untuk terus berkembang menjadi modal penting dalam mendukung transformasi organisasi.
Selanjutnya, Kepala P2KA memaparkan snapshot hasil Survei Budaya Kerja BBPK Jakarta. Paparan tersebut menjadi bahan refleksi bersama untuk mengidentifikasi berbagai kekuatan sekaligus peluang perbaikan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang semakin profesional, kolaboratif, dan saling mendukung.
Rangkaian kegiatan semakin interaktif melalui penayangan video budaya kerja BBPK Jakarta yang dilanjutkan dengan sesi energizer yang dipandu oleh Widyaiswara BBPK Jakarta. Sesi ini berhasil menciptakan suasana yang lebih cair sekaligus membangun antusiasme peserta mengikuti seluruh rangkaian acara.
Puncak kegiatan berlangsung pada sesi dialog interaktif bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan. Dalam suasana yang terbuka dan penuh keakraban, para pegawai memperoleh kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi, serta bertukar gagasan terkait penguatan budaya kerja di lingkungan BBPK Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan menyampaikan pesan inspiratif agar seluruh pegawai senantiasa menjaga semangat dalam setiap kondisi. Beliau mengingatkan bahwa perjalanan hidup dan karier tidak selalu berada pada posisi terbaik karena setiap orang akan mengalami fase berada di atas maupun di bawah.
Beliau juga mendorong seluruh pegawai agar tidak ragu menyampaikan ide dan masukan bagi kemajuan organisasi. Menurutnya, komunikasi yang terbuka di setiap level organisasi merupakan fondasi penting untuk menghadirkan solusi, mempercepat perubahan dan mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, beliau turut berbagi pengalaman ketika menempuh pendidikan doktoral. Menurutnya, pendidikan memang membentuk seseorang menjadi lebih berpengetahuan, namun keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan. Keuletan, konsistensi, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar merupakan nilai-nilai yang menjadi kunci dalam mencapai tujuan.
“Tetap semangat dalam kondisi apa pun, karena hidup ini kadang di atas dan kadang di bawah,” pesannya yang disambut hangat oleh seluruh peserta.
Townhall Budaya Kerja kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, optimisme dan komitmen seluruh insan Corporate University untuk terus belajar, bertumbuh, dan melangkah bersama dalam mewujudkan budaya kerja yang positif, adaptif, dan berintegritas.


