Jakarta, 2 April 2026. Ada rasa lega, bangga, sekaligus haru yang menyelimuti penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta. Sebanyak 120 peserta dari Angkatan I dan II Tahun 2026 resmi menuntaskan satu tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negara yang sesungguhnya. Selama beberapa waktu terakhir, para peserta menjalani proses yang tidak sederhana. Di balik layar pembelajaran daring, ada disiplin yang dijaga, tugas yang diselesaikan serta refleksi-refleksi yang membentuk cara pandang baru sebagai pelayan publik. Latsar ini bukan sekadar tentang memahami materi, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai itu dihidupkan dalam keseharian.
Pelatihan yang dilaksanakan secara daring ini dirancang untuk membentuk ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat dalam integritas dan kepedulian sosial. Setiap hari dimulai dengan refleksi, dilanjutkan dengan pembelajaran interaktif, hingga pembinaan sikap perilaku yang menyentuh aspek mental, jasmani, dan rohani. Hasilnya terlihat nyata. Seluruh peserta dari kedua angkatan dinyatakan lulus. Pada Angkatan I, 60 peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dengan rata-rata nilai 88,14, sementara Angkatan II juga mencatat kelulusan 100 persen dengan rata-rata nilai 85,86. Di balik angka-angka tersebut, tersimpan proses panjang yang penuh usaha dan konsistensi.
Tak hanya capaian akademik, pengalaman belajar yang dirasakan peserta juga menjadi cerita tersendiri. Banyak yang mengapresiasi fasilitator yang inspiratif, panitia yang sigap, serta suasana pembelajaran yang terasa hidup dan interaktif meski dilakukan secara daring. Komunikasi yang terjalin selama pelatihan menjadi ruang saling menguatkan antar peserta. Tentu, perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Keterbatasan jaringan internet hingga tuntutan pekerjaan di unit masing-masing sempat menjadi hambatan. Namun justru dari situ terlihat ketangguhan peserta dalam beradaptasi dan tetap berkomitmen menyelesaikan setiap tahapan pelatihan.
Di akhir kegiatan, apresiasi disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari fasilitator, pengendali mutu, panitia, hingga para peserta itu sendiri. Penutupan Latsar dilakukan secara resmi oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Kementerian Kesehatan sebagai penanda berakhirnya proses pembelajaran. Namun sejatinya, ini bukanlah akhir. Latsar adalah awal dari perjalanan panjang pengabdian. Bekal nilai, pengetahuan, dan pengalaman yang diperoleh diharapkan terus hidup dalam setiap langkah para CPNS hadir sebagai ASN yang profesional, berintegritas, dan selalu mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (ia)




